NABI SAW BERCERITA KAROMAH

termasuk dari aqidah yang di percayai aswaja, salah satu nya adalah ada nya karomah yang di berikan kepada para auliya’ termasuk karomah yang berupa mukasyafah

karomah : adalah terjadi nya kejadian kejadian di tangan seorang mukmin yang bersih yang di luar batas kemampuan manusia biasa.

mukasyafah : adalah kemampuan mengetahui sesuatu yang samar yang tidak di ketahui oleh pengetahuan biasa yang di berikan oleh allah kepada siapa saja yang di kehendaki.

termasuk dari perkara yang mendasari kepercayaan ini selain dua perkara tersebut adalah perkara yang mungkin adalah hadits nabi saw yang di catat oleh imam an-nawawi as-suyuthi dalam kitab kumpulan hadits shohih beliau yang di beri nama riyadlus sholihin pada halaman 142. hadits ini beliau nilai muttafaq ‘alayh.

inti dari hadits tersebut :

* seorang ahli ibadah bernama juroij dapat menjadikan seorang bayi dapat bicara ketika bayi itu di mintai persaksian.

* seorang bayi dapat bercakap cakap dengan ibu yang sedang menyusui nya seraya mengetahui hakikat beberapa kejadian kejadian yang tidak di ketahui oleh manusia.

di awali oleh cerita nabi saw bahwa dari jaman dulu sampai nabi saw di lahirkan belum pernah ada bayi yang bisa bicara kecuali tiga orang bayi . dan yang ketiga itu nabi isa al-masih.

hadits nya termasuk hadits panjang untuk seukuran alat saya . jadi cek lah sendiri pada kitab riyadlus sholihin halaman 142 cet : alhidayah surabaya.

apakah kita boleh berdoa kepada allah agar kita juga di berikan karomah atau ma-unah oleh nya ? tidak ada doa baik dan mungkin yang tidak boleh.

apakah kita boleh melakukan sesuatu dengan tujuan agar allah cepat mengabulkan doa kita ? selagi tidak keluar dari batas batas agama tentu nya boleh boleh saja.

Iklan