BERMIMPI NABI

* riyadlus sholihin 384 muttafaq ‘alayhi (disepakati shohih nya oleh imam bukhori dan imam muslim)

* syakk dari rowi tidak menyebabkan nilai hadits menjadi turun derajat

dari abu huroiroh r.a nabi saw bersabda “barang siapa melihatku dalam mimpi, maka dia akan melihatku dalam keadaan terjaga (((atau nabi saw bersabda : maka sama seperti melihatku dalam keadaan terjaga))). setan tidak akan pernah bisa menyerupaiku”

menurut para ulama’ apabila seseorang bermimpi saw seperti ciri ciri nya yang paling tidaknya seperti yang kita ketahui dari ilmu tarikh sejarah dan syamail nabi saw, maka berarti benar benar bermimpi nabi saw.

dan apabila bermimpi nabi saw tapi ternyata tidak seperti ciri ciri nabi saw maka apa yang ada dalam mimpi nya itu adalah gambaran amal nya sendiri. karna syaithon tidak bisa menyerupai yakni dalam hal ini tidak bisa me-ngaku ngaku diri nya pada perasaan kita bahwa diri nya itu adalah nabi saw

عن ابي هريرة رضي الله عنه قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم من رآني في المنام فسيراني في اليقظة أو كأن مارآني في اليقظة لا يتمثل الشيطان بي ، متفق عليه ، رياض الصالحين ٣٨٤

Iklan