APAKAH ORANG MATI DAPAT BERDOA UNTUK ORANG LAIN? BAB 1

Kalau kita nanya pada orang yahudi

Muslim : Siapa tuhan itu?
Yahud : allah
Muslim : adakah tuhan selainnya?
Yahud : ada, banyak
Muslim : apakah allah beranak?
Yahud : ia, uzair & para malaikat
Muslim : adakah tuhan selain mereka?
Yahud : ada, yaitu lata, uzza, dll
Muslim : Dengan alasan apa kamu menyembah mereka?
Yahud : karna mereka sama dengan allah, sama sama tuhan
Muslim : apakah mereka dapat mendekatkan kalian pada allah?
Yahud : ia, tentu saja
Muslim : apakah ada alasan lain?
Yahud : ia, untuk mendekatkan diri pada allah ( tapi apa yang menjadi jawaban dari pertanyaan ini dari mereka adalah dusta, dan hanya untuk mengelak saja, seperti yang telah di jelaskan dalam ayat sebelum nya, boro boro ingin mendekatkan diri pada allah wong mereka mengesampingkan allah dari pada yang lain nya dalam ritual penyembahan, seperti dalam keyakinan mereka apa apa yang di peruntukkan untuk lata dan uzza maka tidak sampai pada allah, dan apa yang di peruntukkan pada allah maka sampai pada lata dan uzza, bahkan memberikan pada allah apa apa yang mereka anggap hina seperti anak prempuan/ malaikat, oleh karna itu alasan ini di dustakan, dengan demikian maka orang orang yang percaya pada alasan ini dari mereka adalah orang yang bodoh dan tukang fitnah)

Jika kita bertanya pada muslim,,,

sail : Siapa tuhan itu?
mujib : allah
sail : siapa dia?
Mujib : satu satunya dzat yang pantas dan berhak di sembah
sail : adakah tuhan selainnya?
mujib : tidak ada sama sekali
sail : apakah allah beranak?
mujib : tidak
sail : adakah sesuatu selain dia yang menyerupai nya?
mujib : tidak ada sama sekali
sail : apakah kamu pernah menyematkan sifat sifat atau pekerjaan yang hanya di miliki dan hanya dapat di lakukan oleh allah pada sesuatu yang lain selain allah?
Mujib : tidak sama sekali
sail : lantas kenapa kamu minta tolong pada orang mati?
Mujib : apakah minta tolong itu harus menganggap tuhan atau menyembah nya ? Apakah minta tolong itu di syaratkan kepada orang hidup? Atau harus punya keyakinan bahwa dia punya sifat sifat ketuhanan? Atau pernahkah dalam alquran menerangkan bahwa minta tolong pada perkara yang ada tapi ghoib itu lantas menjadikan syirik walau tidak menduakan tuhan dan tidak menyematkan sifat sifat dan pekerjaan ketuhanan kepadanya?
Sail : tentu saja tidak,,,,, tapi kenapa kamu masih meminta tolong pada apa apa yang tak punya apa apa?
Mujib : ketika kamu minta tolong pada istrimu apakah dia punya apa apa?
Sail : tidak,
Mujib : terus kenapa kamu minta pada apa apa yang tak punya apa apa?
Sail : tapi dia masih hidup
Mujib : kalau masih hidup apakah menyelamatkan dari rasa syirik? Dan kalau sudah mati pasti syirik?
Sail : ia karna jelas jelas tidak dapat membantu secara dhahir
Mujib : apakah “minta tolong pada orang yang tidak dapat membantu secara dhahir” adalah salah satu alasan kesyirikan?
Sail : tidak, tidak ada penjelasan nya dalam alquran,
Mujib : jelas?
Sail : memangnya orang mati dapat mendengar dan membantu secara batin (doa)?
Mujib : jelas mereka dapat mendengar karna mereka juga hidup sekalipun tak punya jasad, kesunahan uluk salam pada mereka adalah bukti mereka dapat mendengar dan menjawab salam,

dalam alam mimpi saja kamu dapat mendengar dan melihat padahal waktu itu kamu lepas dari jasadmu

Dan jelas mereka juga dapat membantu dengan doa sekalipun mereka tak dapat berdoa untuk kebaikan dirinya sendiri, karna dalam jawab salam dari mereka untuk kita itu adalah doa

dalam alquran allah menjelakan, surat yasin ayat …. tentang kisah orang mukmin yang di bunuh kaumnya karna menyeru mereka untuk beriman pada utusan allah. Maka setelah mati ia berkata,

“andai saja kaumku tau terhadap pengampunan tuhan kapadaku dan menjadikanku orang mulia (maka mereka pasti beriman sepertiku) ”

kata kata ini mengandung doa / harapan baik kepada allah dari orang yang sudah mati untuk orang orang yang masih hidup, agar apa apa yang ia dapatkan juga di dapatkan oleh mereka, karna bisa saja ia berkata sebaliknya

“siksalah mereka karna mereka telah menganiaya aku dan tetapkankanlah mereka pada kekafiran agar mereka mendapat adzabmu yang pedih”

Akan tetapi harapan baik ini tidak allah kabulkan karna harapan baik untuk orang orang kafir tidak akan terkabul

Dalam suatu hadits sewaktu nabi muhammad pergi isro’ mi’roj maka nabi muhammad bertemu dengan nabi ibrohim maka dalam kesempatan itu nabi ibrohim yang sudah wafat ribuan tahun sebelumnya itu menyempatkan diri untuk mengirim salam pada nabi muhammad dari dirinya (ibrohim ) untuk umat muhammad. Nabi ibrohim yang sudah wafat ribuan tahun itu berpesan, kurang lebihnya seperti ini :

“sampaikan salam (assalamu ‘alaykum wr wb) dariku untuk umatmu wahai muhammad”

Jelas jelas salam nabi ibrohim ini adalah doa “semoga keselamatan dari allah tetap selalu menyertai kalian dan juga rahmat dan barokah allah wahai umat muhammad” dan ini adalah doa dari orang mati untuk orang yang hidup dan ini adalah bukti bahwa orang mati dapat berdoa untuk orang lain yang masih hidup

Sail : dalam pandangan kalian orang mati yang sholeh itu seperti apa?
Mujib : sewaktu hidup hamba yang sholeh itu di rahmati allah, tentu saja dalam matipun hamba itu selalu dapat rohmat baik jasad dan ruhnya, maka ketika kita berziarah ke makamnya di harapkan kita juga kena imbas rahmat yang turun itu, karna kata nabi saw

“orang yang menyerupai suatu kaum maka orang itu termasuk dari mereka”

ketika orang berdekatan dengan kaum/ orang yang di rahmati allah maka di harapkan dia juga termasuk yang di rahmati.

layaknya ketika nabi saw melarang para sahabat untuk memasuki daerah kaum tsamud ketika melewati areal reruntuhan daerah itu dan beliau berkata (kurang lebihnya begini)

“jangan kalian memasuki daerah kaum yang di laknat allah itu jangan sampai apa apa yang menimpa mereka juga menimpa kalian (hanya karna masuk ke dalamnya dan dekat dengan mereka) kecuali kalian memasukinya dalam keadaan menangis (muhasabatun nafsi) apabila tidak sanggup memasukinya dalam keadaan menangis maka jangan sekali kali memasukinya (jangan sampai terkena imbas laknat allah terhadap mereka)”

Sail : apa aja yang kamu lakukan di kuburan itu ?
Mujib : banyak, baca alquran, ini jelas jelas ibadah pada allah, kemudian mendoakan mereka, ini juga ibadah pada allah, mendoakan orang lain fi dhahri lghoib di jamin ijibah untuk kita juga, kemudian kadang kadang berdoa untuk diri sendiri, ini juga ibadah pada allah dan bukan doa/ibadah pada mereka, kemudian muhasabatun nafsi dan tadakkuru lmaut, ini juga ibadah pada allah, kemudian salam pada mereka, ini juga ibadah pada allah, kemudian kadang kadang bersedekah untuk mereka pada teman teman langsung di dekat areal kuburan mereka, ini juga ibadah pada allah, ini semua kita lakukan ketika ada kesempatan panjang saja, kadang seminggu sekali kadang sebulan sekali, kita lebih banyak di rumah dan berdoanya juga di rumah jadi tuduhan membuat kuburan menjadi mesjid adalah fitnah besar dari kalian (penuduh) dll,

Sail : ……………………..
Mujib : 🙂 🙂 🙂

Terima kasih dulu untuk kesempatan kali ini, wassalam wr wb

Note : buat yang jago hadits silakan cek dan cari sendiri refrensinya

Iklan