Puisiku untuk wahabi,,,
,
,
wahabi,,, oh,,, wahabi,,,
¤
Betapa dustanya kalian,,,
Betapa jahatnya kalian,,,
Betapa liciknya kalian,,,
Betapa busuknya tipu daya kalian,,,
Betapa menjijikkannya kalian,,,
Betapa rusaknya adab kalian,,,
Betapa besar nya fitnah kalian,,,
¤
¤
Kita lihat bagaimana mereka menududuh assawdul a’dhzom (mayoritas) para sahabat dimasa nabi saw sebagai ahli bid’ah, bahkan khulafaur roosyidin dan ratusan sahabat yang di jamin masuk surga oleh nabi saw secara langsung, oleh karena melakukan dan meyakini ada nya bid’ah hasanah dalam agama (prosesi hadits taqriri)
¤
¤
Kita lihat bagaimana mereka menududuh assawdul a’dhzom (mayoritas) para sahabat setelah nabi saw sebagai ahli bid’ah, bahkan khulafaur roosyidin dan ratusan sahabat yang di jamin masuk surga oleh nabi saw secara langsung, oleh karena melakukan dan meyakini ada nya bid’ah hasanah dalam agama, diantara nya adalah bermadzhab dan berijmak dll
¤
¤
Kita tahu Dizaman para sahabat yang berjumlah ratusan ribu itu dalam kesepakatan tampa perundingan mereka kesemya nya membuat dan memilih imamah penganutan dalam amaliyat agama dan keilmuan nya kepada orang orang di yakini dan betul betul paling sholeh dan paling ‘aalim di antara mereka untuk mengajar dan berfatwa. Seperti kepada khulafaur rosyidin dan lain lain nya.
¤
¤
Kita lihat bagaimana mereka menududuh assawdul a’dhzom (mayoritas) para taabi’en yang berkiblat pada para sahabat itu sebagai ahli bid’ah, oleh karena melakukan dan meyakini ada nya bid’ah hasanah dalam agama diantara nya adalah bermadzhab dan berijmak dll
¤
¤
Kita tahu Dizaman para tabi’en itu dalam kesepakatan tampa perundingan mereka kesemua nya membuat dan memilih imamah penganutan dalam amaliyat agama dan keilmuan nya kepada orang orang di yakini dan betul betul paling sholeh dan paling ‘aalim di antara mereka untuk mengajar dan berfatwa, seperti kepada imam malik, dll
¤
¤
Kita lihat bagaimana mereka menududuh assawdul a’dhzom (mayoritas) para tabi’ut taabi’en yang berkiblat pada para tabi’en itu sebagai ahli bid’ah, oleh karena melakukan dan meyakini ada nya bid’ah hasanah dalam agama diantara nya adalah bermadzhab dan berijmak dll
¤
¤
Kita tahu Dizaman para tabiu’t tabi’en itu dalam kesepakatan tampa perundingan mereka kesemua nya membuat dan memilih imamah penganutan dalam amaliyat agama dan keilmuan nya kepada orang orang di yakini dan betul betul paling sholeh dan paling ‘aalim di antara mereka untuk mengajar dan berfatwa, seperti kepada imam syafi’e dll
¤
¤
Kita lihat bagaimana mereka menududuh assawdul a’dhzom (mayoritas) para ‘ulama yang berkiblat pada para tabi’ut tabi’en itu sebagai ahli bid’ah, oleh karena melakukan dan meyakini ada nya bid’ah hasanah dalam agama diantara nya adalah bermadzhab dan berijmak dll
¤
¤
Kita tahu Dizaman para ‘ulama setelah zaman tabi’ut tabi’en itu dalam kesepakatan tampa perundingan mereka kesemua nya membuat dan memilih imamah penganutan dalam amaliyat agama dan keilmuan nya kepada orang orang di yakini dan betul betul paling sholeh dan paling ‘aalim di antara mereka untuk mengajar dan berfatwa, seperti kepada imam nawawi dll
¤
¤
Artinya mereka menuduh seluruh komponen assawadul a’dhzom (ikuti moyoritas : hadits shoheh red) samenjak zaman sahabat sampai sekarang sabagai ahli bid’ah dan akan masuk neraka. Sampai mereka menuduh dan menghujat seluruh para sahabat dan assawadul a’dhzom setelah nya dengan hadits :
¤
¤
“oh tuhan, mereka sahabat sahabatku , aku kenal mereka semasa di dunia tapi kenapa engkau menghempasnya ke arah kiri? allah menjawab “kamu tidak tahu apa yang mereka lakukan setelahmu wahai muhammad, mereka telah berbuat bid’ah”
¤
¤
Tampa mengingat mereka para sahabat itu telah di jamin masuk surga oleh nabi saw, dan nabi saw tidak akan pernah dusta, dan tampa mengingat bahwa assawadul a’dhzom yang saya katakan dari atas itu di jamin kebenaran nya oleh nabi saw dan nabi saw tidak akan pernah dusta, tapi mereka mendustakan kedua macam hadits ini.
¤
¤
wahabi,,, oh,,, wahabi,,,
¤
Kemudian kalian menuduh kami dan beliau beliau assawadul a’dhzom seluruhnya
sebagai ahli syirik,
sebagai pengikut yahudi,
sebagai syiah indonesia,
sebagai ahli sihir,
sebagai penganut agama nenek moyang tak ubahnya quraisy makkah jahiliyah dan malah menganggap mereka lebih bertauhid dari pada kami,
Kemudian menuduh kami dan mereka asawadul a’dhzom sebagai penyembah kuburan, dan menyerupakan kami dengan umat nabi sholeh,,
sebagai perusak sunnah, dan seterus nya,,,
¤
¤
Betapa beracun nya mulut kalian,,,
Betapa rusaknya lidah kalian,,,
Betapa najisnya i’tikad kalian,,,
¤
¤
Tidak cukup hanya itu, kalian telah menghancurkan metos metos islam, syiar syiar islam yang di mulyakan, merusak, menghina, dan menjual peninggalan peninggalan nabi saw dan dan ahlul bait para sahabat,,, mengusir dan membunuh muslim dan ulama ahlus sunnah waljamaah, menghancurkan makam makam nya,,, kalian dengan senang hati mencabik cabik islam dan muslimiin dan menganggap itu semua sebagai jihad dan kebenaran,,,
¤
¤
Betapa najisnya i’tikad kalian,,,
Betapa rusaknya agama kalian,,,
Betapa rusaknya adab kalian,,,
Betapa matinya hati kalian,,,
Betapa bejatnya tabiat kalian,,,
¤
¤
Kalian mengandalkan jenggot, gamis, serban, apa kalian kira kami tidak tahu bahwa abu jahal, abu lahab itu juga berjenggot, menenakan gamis, sorban, asli orang mekkah, pakar dan fasih berbahasa arab, dan bahkan dia berdua adalah paman nabi muhammad saw,,,
¤
¤
Wahabi ,,,, oh,,, wahabi,,,,,
¤
¤
Kalian axis dan percaya diri dengan motto “kembali pada qur’an dan sunah”,,, apa kalian kira kami tidak tahu kebusukan niat dan rencana kalian di balik semua itu,,, apa kalian kira kami sebodoh itu,,, ? Tidak ,,, tidak,,, tidak,,,
¤
¤
wahbabi,,, oh,,, wahbabi,,,
¤
¤

Iklan